Menu
Toko Online Sudah Mendukung Fitur Ongkos Kirim Otomatis Yang Lengkap JNE/WAHANA/POS/TIKI/SICEPAT DLL

Domain, Definisi dan Fungsinya

Okt
18
2016
by : admin. Posted in : Artikel

Dalam dunia internet, domain adalah istilah yang sangat akrab di telinga. Apa sebenarnya definisi domain dan apa fungsinya? Domain-name adalah nama unik yang berfungsi mewakili dan mengidentifikasi alamat IP sebuah website. Dengan adanya domain-name, seseorang atau user tidak perlu menghafal serangkaian IP Adresss (yang berisi angka-angka), sehingga dengan nama domain mudah dihafalkan dan diucapkan.

domain

Umumnya domain didapatkan user dari jasa persewaan domain dan hosting dengan durasi sewa biasanya minimal 1 tahun. Setiap domain yang disewakan memiliki fungsi masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya domain dot com digunakan untuk website komersil atau organisasi, dot tv digunakan untuk dunia pertelevisian, dot biz untuk kepentingan bisnis, dot org untuk sebuah nama organisasi non profit dan lain sebagainya.

Situs untuk Memeriksa Domain

Seperti yang disebutkan diatas, dalam dunia informasi berbasis teknologi dibutuhkan domain untuk menjalankan website dalam internet. oleh sebab itu domain sering diidentikkan dengan nama (domain-name) dan alamat (IP Address) pada sebuah jaringan. Lebih spesifik lagi domain sering didefinisikan sebagai alamat situs di internet.

Jika kita ingin masuk dan melihat satu situs atau website tertentu, kita tinggal mengetikkan alamat situs pada address bar dari browser yang digunakan. Satu contoh kita ingin melihat halaman Yahoo, maka alamat domain dari situs yang kita masukkan adalah “yahoo.com” pada address bar di browser. Jika domain atau alamat yang dimaksud sudah digunakan atau sudah ada pemiliknya, maka halaman awal dari alamat yang dimaksud langsung tampil di layar komputer.

Jika belum ada yang menggunakan domain (IP Address) sesuai yang dimasukkan pada address bar, maka sistem komputer akan memberi petunjuk bahwa alamat yang dicari belum terdaftar. Berikutnya kemungkinan besar browser akan mengarahkan (redirect) ke halaman lain, bisa website dengan nama hampir mirip dengan alamat yang dimasukkan, ke halaman iklan, atau halaman yang tidak ada hubungannya dengan alamat yang dimasukkan.

Ada satu situs khusus yang biasa digunakan untuk memeriksa ketersediaan domain ataupun mengidentifikasi suatu domain. Situs yang dimaksud disini adalah whois.net. Cara untuk menyelidiki apakah sebuah domain yang kita cari masih ada atau tidak, cukup masukkan nama domain yang dikehendaki pada kolom “Domain Lookup”. Selanjutnya pilih nama TDL (Top Level Domain) misalnya dot com, dot net, dot org, dsb melalui drop down yang tersedia kemudian klik tombol “Go”.

Simbol Identitas

Domain-name bisa didaftarkan oleh siapa saja baik perseorangan, lembaga, organisasi, perusahaan dan lain-lain. Domain juga bisa dipilih sesuai karakter yang diinginkan misalnya disesuaikan dengan nama orang, nama produk, nama perusahaan, atau nama bisnis yang dijalankan. Berangkat dari hal ini domain bisa dibilang sebuah simbol atau identitas dari nama orang, nama produk, nama perusahaan, dan sebagainya.

Berikut ini domain yang biasanya digunakan mewakili identitas penggunanya:

  • Dot com – untuk situs organisasi, perusahaan (profit/komersial)
  • Dot net – untuk situs jaringan organisasi
  • Dot org – untuk situs organisasi non profit
  • Dot tv- untuk dunia peertelevisian
  • Dot info – untuk kepentingan informasi
  • Dot biz – untuk kepentingan bisnis
  • Dot go – untuk kepentingan pemerintahan
  • Dot edu – untuk institusi pendidikan
  • Dot mil – untuk situs militer
  • Dot name – untuk keluarga, pribadi (bersifat personal)
  • Dot travel – untuk situs pariwisata
  • Dot xxx – untuk situs dewasa (pornografi)
  • Dan masih banyak lagi

Meskipun sudah ditetapkan sesuai kebutuhan masing-masing, masih banyak yang menggunakan domain namun tidak terkait dengan fungsinya. Contohnya dot com yang seharusnya untuk domain perusahaan, digunakan untuk web personal yang seharusnya menggunakan dot name. Dan masih banyak kerancuan yang lain.

Dari berbagai domain-name yang ada, terdapat domain yang bersponsor dan yang tidak bersponsor. Domain-name yang bersponsor contohnya: dot pro, dot mobi, dot jobs, dot cat, dot coop, dot museum, dot tel, dot travel, dot aero. Sedangkan domain yang tidak bersponsor contohnya: dot biz, dot com, dot edu, dot gov, dot info, dot int, dot mil, dot name, dot net, dot org.

Ada juga beberapa domain yang hingga kini masih diusulkan yaitu: dot geo, dot kid, dot kids, dot berlin, dot bzh, dot gal, dot cym, dot mail, dot nyc, dot post, dot sco, dot web. Disamping itu ada juga domain-name khusus untuk infrastruktur yaitu: dot arpa dan dot root. Bahkan ada pula domain yang kini sudah dihapus yaitu dot nato.

Cara Mendaftarkan Domain

Cara mendaftarkan domain, ada 3 opsi yang bisa kita pilih, seperti berikut ini:

  • Mendaftar Langsung ke Registrar

Jika kita mendaftarkan domain langsung ke registerr, ada syarat khusus yang harus dipenuhi yaitu kartu kredit. Dengan kata lain sistem pembayaran dengan cara ini hanya bisa dilakukan dengan kartu kredit, jadi kita harus memiliki kartu kredit terlebih dulu. Disamping itu kita juga dituntut mampu berbahasa Inggris (meskipun pasif) untuk dapat memahami petunjuk serta pengelolaan domain. Pendaftaraan melalui cara ini prosesnya lebih cepat dan pengelolaannya tidak tergantung pihak lain. Pengelolaan yang dimaksud mencakup penggantian data kontak, pengaturan nama server, setting MX, dan keperluan email.

  • Mendaftar Melalui Reseller

Cara mendaftar domain-name kedua ini lebih mudah dibanding cara yang pertama karena sudah banyak reseller yang bersedia mendaftarkan. Dengan mendaftar melalui reseller baik sistem pembayaran maupun bahasa bisa disesuaikan. Contohnya menggunakan bahasa Indonesia namun sistem pembayarannya melalui transfer bank (bukan paypal). Umumnya para reseller tersebut tidak hanya melayani jasa registrasi domain tapi sekaligus menyediakan jasa hosting juga desain website. Jadi kita tinggal memilih desain website sesuai selera kita.

  • Mendaftar Melalui Pihak Ketiga

Dibanding cara pertama dan kedua, cara ketiga ini lebih mudah lagi. Kita tidak perlu repot-repot melakukan pendaftaran secara online. Cukup dengan mengisi formulir pendaftaran yang sudah disediakan sekaligus melakukan pembayaran, maka 2 – 3 hari domain kita sudah aktif. Cara registrasi ini biasanya digunakan oleh kita yang kurang memahami internet, domain ataupun hosting. Yang kita butuhkan hanya website untuk keperluan tertentu, misalnya promosi dan penjualan produk secara online.

Biasanya pendaftaran domain-name melalui pihak ketiga ini menggunakan jasa pendaftaran domain-name yang juga menyediakan paket pembuatan website, misalnya website online shop. Satu yang menjadi kelemahan dari cara ini, jika sewaktu-waktu pihak ketiga (penyedia jasa) tersebut tutup atau tidak menyediakan jasa domain, hosting, maupun pembuatan website maka kita akan kesulitan untuk memperpanjang domainnya (renewal). Kondisi ini kadang menyebabkan sebuah website tidak aktif setelah satu tahun.

Domain-name Gratis

Meskipun sudah banyak domain-name berbayar namun masih banyak juga perusahaan yang menyediakan domain-name gratis. Biasanya domain gratisan ini merupakan subdomain dari domain mereka. Domain-name gratis dapat didaftarkan di dot tk, cu.cc, atau web.com. Sedangkan hosting gratis dapat didaftarkan di webhost.com.

Demikian ulasan tentang definisi dan fungsinya domain-name. Semoga dapat menambah wawasan kita tentang dunia internet.

Berlangganan PenjualWeb.Com via Email

Masukkan alamat e-Mail Anda untuk berlangganan artikel website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan artikel baru publish melalui e-Mail anda.

Purwakarta
087776085557
admin[at]penjualweb.com