Menu
Toko Online Sudah Mendukung Fitur Ongkos Kirim Otomatis Yang Lengkap JNE/WAHANA/POS/TIKI/SICEPAT DLL

Profil Singkat Luis Milla | Pelatih Timnas Teranyar

Jan
16
2017
by : admin. Posted in : Artikel

Luis Milla Aspas yang lahir pada 12 Maret 1966 adalah seorang pensiunan pemain sepak bola dari negara Spanyol yang bermain sebagai gelandang bertahan, dan ditunjuk menjadi pelatih Indonesia saat ini. Selama karir pemain yang profesional selama 16 tahun, Dia pernah bermain untuk Barcelona, Real Madrid dan Valencia , di mana ia pernah memenangkan tiga gelar La Liga dan total bermain 338 game dan mencetak 11 gol selama menjadi pemain senior. Milla mengakhiri kariernya pada bulan Juni 2001 setelah empat tahun di Valencia CF. dalam karir pemain, dia pernah memperkuat Timnas Spanyol pada kualifikasi piala dunia 1990, dan memiliki 3 caps. Lalu Milla berkarir menjadi pelatih, pada tim UD Puçol ditahun 2006-2007, lalu menjadi asisten pelatih Getafe pada 2007-2008, dan melanjutkan menjadi pelatih Timnas Muda Spanyol untuk beberpa tahun, dan klub timur tengah dan klub la liga, sebelum mengambil alih untuk tim nasional sepak bola Indonesia sebagai pelatih kepala pada tahun 2017.

Luis Milla

Wikipedia

Karir Luis Milla Dalam Melatih

Luis Milla pertama kali terlibat dalam kepelatihan profesional di tahun 2007-08, dimana dia menjadi asisten Michael Laudrup di Getafe CF, Pada musim panas berikutnya ia dinobatkan sebagai  pelatih Tim Nasional Spanyol U-19, dimana saat itu Vicente del Bosque sebagai manajer Tim Nasional Spanyol Senior. Dalam turnamen pertamanya sebagai pelatih, dikejuaraan Eropa  2009, tim yang dilatihnya tidak lolos babak penyisihan grup. namun dalam edisi UEFA European Under-19 Championship 2010 dan sebagai tuan rumah Prancis , yang diikuti 8 tim nasional di tanah eropa, ia membawa Tim Nasional Spanyol U-19 Ke final, namun kalah 1-2 oleh tuan rumah .

Kemudian pada tahun yang sama, Milla digantikan Juan Ramón López Caro, namun luis Milla dipercaya untuk mengemudikan Tim Nasional Spanyol U-21. Meskipun menemukan situasi yang sulit pada saat kedatangannya saat itu, tetapi berhasil  membawa lolos ke kejuaraan Eropa 2011 under 21. pemain yang dibawa saat itu Juan Mata, Ander herera, Thiago Alcântara dan David De Gea didapuk menjadi Goal Keeper terbaik dikompetisi tersebut . Pada tahap Final di Denmark, Milla membawa Spanyol U-21 untuk gelar ketiga mereka di UEFA European Under-21 Championship 2011 dimana di Final menghempaskan Switzerland dengan skor 2-0, diturnamen tersebut, Spanyol U-21 hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan (empat kemenangan dan hanya sekali seri). dalam tahun berikutnya dia dipecat setelah gagal membawa timnya lolos dari fase grup di Olimpiade 2012. Pada bulan Februari tahun 2013, Milla diangkat menjadi pelatih salah satu tim di UAE Pro League yaitu Al Jazira Club. dalam pertandingan pertamanya bertugas melatih, timnya dikalahkan 1-3 dari Tractor Sazi F.C. pada Liga Champions AFC .

Milla kembali ke Spanyol pada off-season 2015 , menandatangani sebagai pelatih kepala klub Segunda División CD Lugo dan mengundurkan diri pada akhir Februari 2016. Pada musim berikutnya, dalam kapasitas yang sama , ia didapuk menjadi manager Real  Zaragoza yang bermain di liga Segunda División, setelah itu dipecat dimana hanya empat bulan bertugas dengan enam pertandingan Real Zaragoza tanpa satupun kemenangan.

Pada akhir 2016, Luis Milla, bersama dengan Luis Fernandez dikabarkan menjadi dua kandidat kuat untuk menggantikan Alfred Riedl untuk jabatan kepala pelatih Timnas Indonesia. Milla akhirnya mendapat pekerjaan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia untuk menggantikan posisi Alfred Riedl pada bulan Januari 2017, sebagai hasil dari kongres luar biasa yang diselenggarakan oleh PSSI. semoga harapan masyarakat indonesia agar prestasi Indonesia kembali disegani di persebakbolaan di kancah Asia Tenggara.

Beberapa kutipan informasi fakta, Luis Milla akan mendapatkan gaji kurang lebih 500 Juta per bulan dikontraknya 2 tahun, karena prestasi karir melatih milla yang cukup mentereng dengan membawa spanyol under 21 menjuarai Piala Eropa U-21 edisi 2011 di denmark, tak ayal PSSI menjatuhkan pilihan ke luis milla aspas dan menyingkirkan kandidat lainnya yang tak kalah mentereng prestasi melatihnya. Luis milla akan memulai pekerjaan pertamanya dengan beban tugas membawa timnas indonesia u-22 agar dapat berprestasi di Sea Games 2017 yang diselenggarakan Kualalumpur Malaysia. Dia akan didampingi oleh Bima Sakti sebagai Asisten pelatih dan seorang penerjemah orang spanyol yang sudah lama tinggal di indonesia, Simon Toselli.

Sumber: Wikipedia

Berlangganan PenjualWeb.Com via Email

Masukkan alamat e-Mail Anda untuk berlangganan artikel website ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan artikel baru publish melalui e-Mail anda.

Purwakarta
085215065557
087776085557
admin[at]penjualweb.com